Sabtu, 20 April 2013

Pengertian teknik industri

Ini lhooo Teknik Industri

Saya sering mendapatkan pertanyaan begini, "kuliah dimana dek,mas,pak dll dehhh. Sering mempertanyakan perihal jurusan yang saya ambil di Universitas Pancasila yaitu teknik industri. Demi untuk lebih memperkenalkan apa sih teknik industri itu, juga dapat menjawab beberapa pertanyaan seputar teknik industri. Maka saya mencoba mendefinisikan perihal tersebut. Karena emang sih teknik industri sendiri belum lama lahir. Awalnya teknik industri masih satu cakupan dengan teknik mesin.
Terdapat banyak sekali perdebatan dikalangan institusi pendidikan teknik industri tentang apa itu teknik industri, yang sebenarnya timbul akibat dari keluwesan dari penjabaran keilmuan teknik industri yang sebenarnya merupakan kekuatan dari keilmuan teknik industri. 

DC blog's mencoba untuk sedikit menjelaskan tentang penterjemahan konsep teknik industri di Universitas Pancasila yang menjadi dasar pengembangan kurikulum di Teknik Industri Universitas Pancasila. Teknik industri merupakan pencabangan keilmuan teknik yang berasal dari Amerika Utara. Itulah sebabnya di negara-negara eropa atau persemakmuran (commonwealth) anda tidak akan menemukan teknik industri, tetapi lebih spesifik lagi menjadi teknik manufaktur (manufacturing engineering) atau teknik manajemen (engineering management). Secara historis, teknik industri merupakan pencabangan dari keilmuan teknik mesin yang pada awalnya berfokus kepada bagaimana mengelola tidak hanya mesin-mesin manufaktur tetapi secara lebih makro: sebuah sistem manufaktur sebagai sebuah sistem terintegrasi. Mengingat pada saat itu memang dibutuhkan seorang ahli yang tidak hanya mengerti konsep dasar permesinan tetapi juga sanggup mengelola aliran produsi, penjadwalan, biaya dan lain sebagainya yang dibutuhkan untuk mengelola sebuah sistem manufaktur.

Secara definisi keilmuan teknik industri adalah

Industrial Engineering concerned with the design, improvement and installation of integrated systems of people, materials, equipment and energy …
Teknik Industri berkaitan dengan desain, perbaikan dan pemasangan sistem terintegrasi orang, material, peralatan dan energi..
 

… It draws upon specialized knowledge and skill in the mathematical, physical and social sciences together with the principles and methods of engineering....
..Hal ini berdasarkan pengetahuan dan keterampilan khusus dalam matematika, ilmu fisika dan sosial bersama dengan prinsip dan metode rekayasa..
 

.. to specify, predict and evaluate the results to be obtained from such a system 
..untuk menentukan, memprediksi dan mengevaluasi hasil yang akan diperoleh dari sistem tersebut

Definisi ini diambil dari asosiasi profesi teknik industri dunia Institute of Industrial Engineering (IIE) – www.iienet.org  

Definisi ini saya bagi menjadi tiga bagian utama untuk memudahkan penjelasannya: 

Bagian 1: Teknik industri berfokus kepada perancangan, peningkatan dan instalasi dari sistem terintegrasi yang terdiri atas manusia, material, peralatan dan energi … 

Bagian ini mendeskripsikan 3 peran utama yang harus dilakukan seorang teknik industri yaitu merancang, meningkatkan dan menginstalasi sebuah sistem terintegrasi. Kita mulai dari sistem terintegrasi. Dalam definisi ini dijelaskan bahwa sebuah sistem terintegrasi pasti memiliki minimal 4 komponen (sub-sistem) yaitu manusia, material, peralatan dan energi. Ini berarti semua sistem yang memproduksi atau meningkatkan nilai tambah baik berupa barang maupun jasa adalah obyek yang dikelola oleh teknik industri. Ini karena hampir semua sistem pasti memiliki ke-4 unsur tersebut. Terintegrasi menunjukkan bahwa interaksi yang terjadi dari ke-4 unsur tersebut bermuara kepada sebuah perilaku sistem yang lebih dari hanya penggabungan sederhana ke-4 unsur tersebut. Seorang manusia adalah sebuah sistem terintegrasi yang menjadi manusia karena semua sub-sistemnya berinteraksi sedemikian rupa. Tetapi jika dimasa yang akan datang kita bisa mendesain tubuh manusia dari komponennya kemudian menyatukannya apakah akan menjadi manusia? Variasi yang terjadi dalam pendidikan teknik industri didunia biasanya bersumber dari pendefinisan sub-sistem dalam sebuah sistem (bisa lebih banyak dari 4 sub-sistem) serta perbedaan penekanan terhadap sub-sistem mana yang diperdalam pemahamannya. Tetapi semuanya pasti memiliki minimal 4 sub-sistem ini sebagai dasar.


Merancang menunjukkan kemampuan untuk secara kreatif mengkombinasikan pengetahuan yang telah dimiliki kedalam sebuah rancangan sistem. Sistem yang paling klasik yang dirancang adalah sebuah sistem produksi manufaktur, baik hanya sebuah 1 line produksi atau lengkap 1 buah pabrik. Tetapi pada kenyataannya, sistem disini dapat berupa pula sebuah sistem solusi integratif (integrated solution systems), yaitu rancangan solusi yang “khas TekIn”: rancangan yang multi-perspective, multi-disiplin, multi-approach dan multi-dimensi. Solusi yang multi inilah yang menjadi kekuatan TekIn. Disinilah letak kemampuan integratif, yang membuat banyak lulusan teknik industri bekerja pada bidang konsultasi.


Meningkatkan dapat diterjemahkan sebagai manajemen. Pakar manajemen mengatakan bahwa ada beda antara administrasi dan manajemen. Administrasi berorientasi untuk mengerjakan hal yang sama terus menerus secara tepat aturan, sedangkan manajemen bermakna ada peningkatan yang harus dilakukan. Berdasarkan definisi ini tentunya manajemen menunjukkan kemampuan untuk melakukan pemecahan masalah, karena inti dari peningkatan adalah kemampuan memecahkan masalah. Ini mencakup kepekaan mengidentifikasikan masalah, kemampuan analisa dengan berbasis data menggunakan ilmu statistik, berfikir sistem dan lain sebagainya yang berguna dalam memecahkan masalah.


Menginstalasi menunjukkan kemampuan untuk melakukan pendefinisian langkah-langkah yang dibutuhkan untuk melakukan instalasi terhadap rancangan sistem. Menginstalasi membutuhkan ilmu manajemen proyek, walaupun manajemen proyek untuk teknik industri tentu berbeda dengan teknik sipil maupun teknik mesin. Menginstalasi memaksa seorang teknik industri untuk berfikir jauh kedepan dalam merancang dan meningkatkan sistem. Dalam 7 kebiasaan manusia efektif, konsep ini dikenal sebagai mulailah dari hasil akhir yang diinginkan (Begin With the End in Mind). Penterjemahan konsep ini contohnya adalah design for maintenance, design for manufacture, design for six sigma dsb. yaitu sebuah konsep perancangan yang sudah memasukkan unsur kemudahan pemeliharaan, pembuatannya bahkan pengontrolan kualitasnya sehingga produk dapat lebih cepat diterima oleh pasar dalam kualitas optimal.


Bagian 2: .. untuk ini dibutuhkan pengetahuan dan keahlian dalam bidang matematika, fisika dan ilmu-imu sosial serta prinsip dan metodologi teknik/rekayasa ..


Bagian ini menunjukkan kebutuhan keilmuan dasar untuk mendukung peran seorang teknik industri dan penegasan bahwa teknik industri walaupun erat dengan ilmu sosial masih merupakan bidang teknik. Itulah sebabnya dalam kurikulum teknik industri tahun pertama sarat dengan kuliah-kuliah dasar keteknikan seperti kalkulus, aljabar linear, fisika, kimia dan sebagainya, walaupun muatannya tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dari teknik industri.


Prinsip dan metodologi teknik/rekayasa adalah penekanan pada aspek desain, prototyping dan membangun sistem (develop=engineer) yang merupakan ciri khas bidang ilmu teknik. Jika ahli teknik lain membangun sistem nyata (tangible) seperti jembatan, bangunan, mesin dsb, maka ahli teknik industri memiliki tugas yang lebih berat, yaitu membangun yang nyata (pabrik atau proses produksi) tetapi pada saat yang sama membangun yang tidak nyata (intangible) seperti sistem penilaian kinerja, sistem pengembangan SDMnya, perhitungan activity based costingnya, jadwal pemeliharaanya, dsb. Jadi kerjaannya malah lebih berat.


Bagian 3: .. untuk menspesifikasikan, memprediksi dan mengevaluasi hasil yang diperoleh dari sebuah sistem terintegrasi.


Bagian 3 merupakan sebuah konsekuensi yang logis dari penterjemahan bagian 1 dari definisi teknik industri, yaitu 3 peran utama teknik industri tentunya akan menciptakan sebuah sistem baru atau sistem perbaikan dengan kinerja yang lebih baik. Ini berarti perbaikan atau perancangan harus berorientasi kepada fakta dan data. Ada 3 permasalahan dalam kinerja, yaitu bagaimana menspesifikasikan kinerja, memprediksi kinerja yang telah dispesifikasikan dan bagaimana mengevaluasinya.

Menspesifikasikan: Kinerja harus dispesifikasikan di awal sebuah perancangan atau peningkatan sistem, karena setiap pihak bisa jadi memiliki perbedaan persepsi terhadap arti kinerja. Seorang ahli keuangan mengatakan kinerja baik dari sebuah sistem adalah penghematan biaya, seorang marketing mengatakan kinerja baik berarti memenuhi kebutuhan pelanggan, seorang manajer produksi mengatakan kinerja baik adalah kesesuaian dengan standard produk. Semua kinerja ini tidak ada yang salah, tetapi semua kinerja ini bisa saling bertentangan dan berakibat sistem tidak akan kemana-mana, sehingga perlu diselaraskan.
Menspesifikasikan: juga berarti seorang teknik industri harus menentukan indikator, cara mendapatkan indikator, merancang cara mencari data, menentukan alat yang digunakan untuk mengukurnya, frekuensi pengukuran dsb.


Memprediksi: Setelah dispesifikasikan, tentunya ketika merancang atau meningkatkan sistem kita sudah bisa mendapatkan semacam gambaran bagaimana sistem tadi berfungsi nantinya dan bagaimana kinerjanya. Artinya, kinerjalah yang menjadi patokan anda dalam memperbaiki dan merancang sistemnya, bukan berdasarkan feeling atau malah tidak memiliki dasar sama sekali (hanya karena pengin aja atau bahkan ikut-ikutan).


Mengevaluasi: Tentunya setelah sistem diperbaiki atau dirancang dan diinstalasi, maka kita perlu melakukan evaluasi secara riil terhadap kinerja yang telah dirancang pada saat awal. Jika kinerja telah dispesifikasikan dengan baik pada saat awal, maka pada langkah ini dijalankan pengevaluasian kinerja. Tentunya hasil dari evaluasi akan menjadi umpan balik dalam perbaikan berikutnya.

Itulah penjelasan singkat mengenai arti dan definisi teknik industri. semoga bisa menambah sedikit pengetahuan kita tentang apasih teknik industri itu...?? Sehingga kita lebih yakin dan mantap untuk mengambil jurusan teknik industri.

Jumat, 12 April 2013

Widget / Gadget di Blogspot

Widget / Gadget di Blogspot untuk newbie

Cara Menambahkan Widget / Gadget di Blogspot - Menghias dan mempercantik tampilan blog selalu identik dengan yang namanya widget. Widget itu sendiri seperti yang di kutip dari wikipedia.org, merupakan “kode portabel ( DHTML, JavaScript atau Adobe Flash ) yang dipasang pada suatu halaman web, yang memiliki fungsi tertentu dan menjadi suatu bagian dalam halaman web tersebut”. Adapun contoh widget yang biasa di pasang di blog di antaranya jam, lagu, counter, kalender, animasi, efek dan lain - lain.

Kali ini saya akan sedikit share tentang cara menambahkan widget untuk para newbie. Mengapa untuk newbie? Nggak mungkinlah untuk para master.... karna cara ini terlalu mudah bagi para blogger yang sudah lama berkecimpung di blogosphere, cara ini hanya di tujukkan untuk sobat blogger yang baru di dunia blog. Terutama saya hihiii...Silahkan ikuti tutorial berikut jika sobat ingin menambahkan widget atau gadget di blog.

1. Log in ke akun blog sobat.

2. Klik Tata Letak

3. Klik Tambah Gadget



4. Pilih gadget yang akan digunakan dan Klik tanda Plus ( + ) di samping gadget.



5. Untuk menambahkan widget dari fungsional pihak ke 3 seperti lagu/Mp3, animasi, jam dll silahkan gunakan widget HTML/Javascript.



6. Klik save dan lihat hasilnya.Gampang beudd khan, hahaaaa ;p

Kamis, 11 April 2013

Istilah Umpama dan Umpasa

 Umpama dan Umpasa Batak Toba



        Saya coba mulai mengisi blog yg blm lama ini terlahir, untuk kali ini mencba menulis tentang adat istiadat batak. Ini sendiri terinspirasi oleh seorang teman saya satu jurusan yang sama-sama mengambil jurusan Teknik Industri di FTUP. Saya sering memanggil dia dengan sebutan ''EL''. Dia asli dari batak. Walaupun saya bukan keturunan maupun ada silsilah dari batak tapi saya tertarik dengan kebudayaan batak pada umumnya. Pada dasarnya saya tertarik untuk mengenal kebudayaan di seluruh nusantara. Langsung aja ya, saya menyadur beberapa istilah yang mungkin masih belum ada yang tahu, termasuk saya sihhh... Heheee..

Olretz, saya coba mengulas tentang Umpama dan Umpaso Batak Toba
Apasih perbedaan antara umpama dan umpasa batak Toba? Apa pula (dgn logat Batak) peranan keduanya dalam kebudayaan batak toba? Yukkk, kita cari tahu:

Umpama dan Umpasa Batak Toba sejak berabad-abad yang lalu memegang peranan penting dalam kehidupan orang batak toba, baik dalam hal adat maupun kehidupan sehari-hari. Hal ini dikarenakan keduanya memiliki fungsi:
  • Nasihat
  • Doa
  • Pengakuan
  • Hukum adat
  • Menggambarkan sifat manusia
  • Untuk menyindir perilaku seseorang
  • Pedoman berdemokrasi
  • dsb

Berbagai umpama dan umpasa batak toba dibukukan dalam pustaha (kitab dari kulit kayu)

       Begitu penting dan dalamnya makna umpama dan umpasa batak toba sehingga di setiap acara adat, pasti ada paling tidak salah satu di antara umpama atau umpasa yang diucapkan.  Dan bila umpasa yang diucapkan adalah suatu harapan yang juga menjadi harapan dari para hadirin, maka semua akan berkata “ima tutu”  (semoga demikian).
Akan tetapi umpama dan umpasa batak toba memiliki perbedaan yang nyata.  Bagimana membedakannya?
  • Bila dibandingkan dengan sastra Indonesia pada umumnya, maka umpama adalah seperti peribahasa, sedangkan umpasa adalah seperti pantun
  • Sebagaimana layaknya peribahasa, umpama tidak memiliki sampiran, langsung ke tujuan. Contohnya: Jolo dinilat bibir asa nidok hata (Makna: pikir dahulu baik-baik sebelum berbeicara)
  • Sedangkan umpasa sebagaimana layaknya pantun, pasti memiliki sampiran. Contohnya: Napuran huta napuran Sipoholon (sampiran). Na so olo marguru ima jolma na londongon (isi). (makna secara bebas: orang yang tidak mau belajar adalah orang yang bodoh)
Berikut ini beberapa contoh umpama dan umpasa:

 

UMPAMA:
  • Ingkon songon poting, lam marisi lam so marsoara (Makna: Semakin tinggi ilmu pengetahuan seseorang, harus semakin hati-hati berbicara).
  • Jempek do pat ni gabus (Makna: sehebat apapun seseorang menutupi kebohongannya, cepat atau lambat pasti akan terbongkar juga).
  • Jolo dinilat bibir asa nidok hata (Makna: pikir dahulu baik-baik sebelum berbeicara).
  • Lambiakmi ma galmit (Makna: Bila orang tua mengeluhkan kelakuan anaknya yang kurang baik, sadarilah bahwa itu karena kekurangan orang tua dalam mendidik anaknya itu).
  • Molo litk aek di toruan, tingkiron ma tu julu (Makna: bila ingin menyelesaikan suatu permasalahan, carilah dahulu apa penyebabnya).
UMPASA:
  • Niarit tarugi bahen tusuk ni pora-pora. Molo naeng jumpangan uli ingkon olo do loja (Makna: secara bebas: Kalau ingin hidup enak harus mau bekerja keras dulu).
  • Niluluan tandok hapo dapot parindahanan. Tolap papangan mandok alai ndang tuk jamaon ni tangan (makna: secara bebas: berbicara itu mudah tapi melakukannya adalah sulit).
  • Urat ni nangka ma tu urat ni hotang. Tudia hamu mangalangka di si ma dapotan (makna: secara bebas: ke mana kamu pergi, semoga di situ dapat keberuntungan).
  • Salimbakbak salimbukbuk solot di pea-pea. Sahali pe margabus matua tano ndang porsea (makna: secara bebas: sekali saja ketahuan berbohong, seumur hidup orang tidak akan percaya).
Well done, semoga bisa menambah wawasan kita tentang istilah umpama dan umpasa, khususnya dalam mengenal istilah batak toba. Kalau ada salah-salah kata mohon dimaaafkan. Mohon masukan apabila ada salah arti maupun tulisan. Merdeka.

Sumber: http://www.adatbataktoba.davidsigma.com/umpama-dan-umpasa-batak-toba/ 

Minggu, 07 April 2013

Pentingnya mempelajari Psikologi Industri

Akhirnya kesampaian juga dalam membuat blogg, terlebih setelah ada anjuran dari dosen psikologi Industri untuk membuat tugas kuliah. Di posting perdanana ini saya coba membuat artikel mengenai pentingnya Psikologi Industri khususnya dalam jurusan Teknik Industri untuk diterapkan dalam perusahaan maupun kehidupan sehari-hari. Sebelum membahas lebih jauh mengenai psikologi Industri alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa sih Psikologi Industri itu?.

Psikologi Industri adalah Ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya, ini merupakan cabang yang relatif baru. psikologi yang diciptakan untuk perusahaan dan organisasi yang dibutuhkan struktur yang lebih. Ilmu ini semakin memegang peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat modern. Psikologi Industri mampu menyediakan struktur ini dengan menilai perilaku karyawan demi kebaikan perusahaan. Hal ini sering disebut sebagai organisasi psikologi karena penekanannya pada analisis individu yang bekerja untuk berbagai organisasi.

Peranan psikologi dalam perusahaan semakin besar mengacu pada proses perilaku pada suatu organisasi. Terutama sesudah adanya perubahan sikap dari pengusaha/manager terhadap pekerjanya. Pada masa seorang pekerja mempunyai status yang sama seperti mesin sebagai unsur produksi, maka upaya untuk memilih "The right man on the right job" dianggap hanya memboroskan waktu dan biaya. Upaya-upaya yang dilakukan untuk memahami motivasi pekerja tidak pernah dilakukan. Yang diperhatikan hanya pekerja diberi: upah, peralatan kerja, kondisi kerja yang baik untuk hasil kerja yang baik pula. Pada masa sekarang pekerja sering diperlakukan sebagai aset perusahaan. Yang berarti, pekerjalah yang dapat menentukan maju atau tidaknya suatu perusahaan. Semua pihak yang akan berhubungan dengan pengelolaan pekerja diharapkan mempunyai pemahaman mengenai prinsip psikologi yang diterapkan di perusahaan.

Fungsi Psikologi Industri menerapkan prinsip-prinsip psikologi secara positif, praktis, konkrit, dan dapat dipertanggung jawabkan yang ditujukan pada pemecahan problema yang menyangkut faktor manusia di perusahaan sehingga tujuan perusahaan tercapai.

Psikologi Industri membantu:
  • Meningkatkan perusahaan, tujuan produksi, keuntungan, membuat perusahaan berkembang.
  • Integrasi keluar, perusahaan dapat diterima masyarakat sekitarnya dimana masyarakat mempergunakan barang/jasa yang dihasilkan perusahaan dan sebaliknya tenaga kerja dalam masyarakat dapat dipergunakan perusahaan.
  • Integrasi kedalam, perusahaan dapat mempertahankan struktur, fungsi, hubungan antara bagian-bagian, hubungan formil antara pekerja, memberikan suatu ketetapan tertentu pada struktur perusahaan.
  • mencapai/menjamin kesejahteraan pegawai untuk diperolehnya kegairahan kerja pegawai yang merupakan keuntungan perusahaan juga.
  Demikian artikel yang dapat saya tulis, selain sebagai tugas kuliah. Semoga bermanfaat bagi yang membacanya. Mohon bimbingannya, Terima kasih