Pertemuan mata kuliah psikologi industri ke2 membahas tentang balancingnya suatu organisasi terhadap sumber daya manusia (SDM) atau sering disebut HUMAN CAPITAL. Human capitaL adalah pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan seseorang yang dapat digunakan untuk menghasilkan layanan profesional. Human capital mencerminkan kemampuan kolektif perusahaan untuk menghasilkan solusi terbaik berdasarkan pengetahuan yang dimiliki oleh orang-orang yang ada dalam perusahaan tersebut.
Sebuah organisasi harus mempunyai suatu struktur organisasi yang mesti dikembangkan dan diterapkan. Menurut dosen pengajar saya pak Seta, struktur organisasi yang dimaksud adalah
- Job description
- EPI (Environmental Performance Index)
- Job specification
- Competensi, sebagai penentu pengukuran SDM
Aspek SDM atau Human capital merupakan hal yang terpenting, karena merupakan satu-satunya asset yang bila bisa diperoleh, dipelihara dan diberdayakan secara benar, akan meningkat nilainya dari waktu ke waktu. Karena itu, kegagalan mengidentifikasi potensi resiko yang membahayakan tentang system, proses, kaidah, aturan, prosedur tentang pengelolaan SDM/HR/HC yang umumnya harus ditinjau berulang atau secara periodik, dapat menimbulkan aspek hukum yang serius, selain itu akan menimbulkan kerugian yang nyata bagi organisasi. Setiap orang yang bekerja itu pasti karena ada sesuatu yang ingin dicapainya dan setiap orang pasti berharap bahwa aktifitas kerja yang dilakukannya akan membawa dia ke keadaan yang lebih baik dari keadaan sebelumnya,akan tetapi kita harus menyadari bahwa sesuatu yang kita dapat merupakan hasil dari usaha yang telah kita lakukan karena kitalah yang menentukan diri kita sendiri,kita juga harus menjadi manusia yang tidak hanya adaptif melainkan bisa menjadi manusia yang responsif dan saat ini kita harus bisa memberikan solusi pada setiap masalah yang ada dilingkungan kita.
Konsep Human Capital menjawab pemikiran bagaimana seseorang mempunyai kompetensi sesuai dengan jabatan/posisi kerjanya dengan menempatkan insan pekerja yang bertalenta tinggi untuk menempati jabatan/posisi yang cocok dengan talenta mereka. Teori ini menganggap bahwa profit bisnis berkembang dan berkelanjutan ketika perusahaan mampu menghasilkan barang dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dengan lebih baik ketimbang yang ditawarkan para pesaingnya.
Terkadang saya menjumpai karyawan yang bekerja, tetapi terlihat kurang atau tidak bersemangat. Memang dia dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan cukup baik tapi saya melihat cara kerja karyawan ini terkesan seadanya. Dalam arti hanya melaksanakan apa yang menjaadi tugas yang diperintahkan atasannya saja, saya tidak tahu apa yang karyawan ini pikirkan akan tetapi saya merasa tidak ada motivasi didalam dirinya untuk menjadi lebih baik. Motivasi inilah yang saya jumpai di pelajaran psikologi industri, setelah mengerti bahkan saya selalu berusaha memotivasi diri sendiri. Satu hal yang perlu kita ketahui adalah terkadang musuh atau hambatan terbesar dalam hidup kita adalah diri kita sendiri bukan pihak lain, maka dari itu kita harus berusaha untuk lebih mengenal diri sendiri, musuh, dan hambatan yang ada didepan kita agar kita dapat melakukan hal yang baik yang seharusnya kita lakukan untuk diri sendiri dan orang orang disekitar kita.
Konsep Human Capital menjawab pemikiran bagaimana seseorang mempunyai kompetensi sesuai dengan jabatan/posisi kerjanya dengan menempatkan insan pekerja yang bertalenta tinggi untuk menempati jabatan/posisi yang cocok dengan talenta mereka. Teori ini menganggap bahwa profit bisnis berkembang dan berkelanjutan ketika perusahaan mampu menghasilkan barang dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dengan lebih baik ketimbang yang ditawarkan para pesaingnya.
Terkadang saya menjumpai karyawan yang bekerja, tetapi terlihat kurang atau tidak bersemangat. Memang dia dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan cukup baik tapi saya melihat cara kerja karyawan ini terkesan seadanya. Dalam arti hanya melaksanakan apa yang menjaadi tugas yang diperintahkan atasannya saja, saya tidak tahu apa yang karyawan ini pikirkan akan tetapi saya merasa tidak ada motivasi didalam dirinya untuk menjadi lebih baik. Motivasi inilah yang saya jumpai di pelajaran psikologi industri, setelah mengerti bahkan saya selalu berusaha memotivasi diri sendiri. Satu hal yang perlu kita ketahui adalah terkadang musuh atau hambatan terbesar dalam hidup kita adalah diri kita sendiri bukan pihak lain, maka dari itu kita harus berusaha untuk lebih mengenal diri sendiri, musuh, dan hambatan yang ada didepan kita agar kita dapat melakukan hal yang baik yang seharusnya kita lakukan untuk diri sendiri dan orang orang disekitar kita.
Yang perlu diingat dalam pengembangan human capital adalah tujuan fundamentalnya,
yaitu untuk mencapai satu pemahaman yang lebih baik dalam memutuskan
sesuatu hal yang harus dilaksanakan. Pada akhirnya, human capital digunakan untuk
mencapai tujuan yaitu memperhatikan bagaimana bisnis ditingkatkan,
pengaruhnya terhadap kinerja. Terima kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar