Kamis, 16 Mei 2013

Sifat, Sikap, Karakter dan Budaya

Pertemuan mata kuliah pskologi industri session 3 diisi dengan uts, siap tidak siap harus siap (itu "gumam saya). Setelah menunggu cukup lama, hehee.. "Ga lama ding" akhirnya dosen kami Seta Nugroho tiba. Untuk uts kali ini sedikit berbeda, dengan uts-uts mata kuliah yang lain. kami tidak dihadapkan dengan lembaran soal. Tapi pak Seta memberikan soal secara lisan. Saya jadi teringat pelajaran SD kala itu, ckckkkk. Sering diberikan soal matematika secara mencongak. Ya ya yaaa, utspun dimulai yang berlangsung 20-25 menit. Setelah uts pak Seta menjelaskan beberapa pengertian dari soal-soal tersebut di atas. Diantaranya membahas pengertian sifat, sikap, karakter dan budaya.

Sifat
Sifat sering disebut sebagai genetika yang diturunkan dari orang tua atau generasi sebelumnya. Juga dapat terjadi akibat pengaruh lingkungan (environment). Bahkan dapat merupakan gabungan antara keduanya, yaitu genetika (20%) dan faktor lingkungan (80%).  Oleh karena itu, jika ingin menjadi baik carilah lingkungan yang baik pula. Yang akan mendominasi dalam pembentukan sifat. Apabila diambil suatu kasus. Seorang pemarah misalnya. Seorang pemarah sekalipun apabila dia berada dalam suatu lingkungan yang aman, tenang, dan nyaman. Sifat pemarah itu dapat tercover/terminimalisir oleh lingkungan yang tersebut diatas.

Sikap
Sikap adalah suatu perbuatan atau tingkah laku sebagi reaksi atau respon suatu rangsangan (stimulus) yang disertai dengan pendirian dan perasaan orang itu. Sikap  terbagi dalam 2  sisi, yaitu sisi positif dan sisi negatif. Sisi Positif cenderung mendekat dalam berperilaku. Sedang sisi negatif cenderung menjauh.
Pada dasarnya prinsip manusia itu berdasarkan kesenangan (leasure). Semakin senang seorang manusia serasa telah manjadi manusia.
Untuk sikap itu sendiri terbagi dalam 3 komponen
  1. Komponen kognitif, merupakan pola dalam berpikir entah bersifat positif maupun negatif.
  2. Komponen afektif, menyangkut masalah emosional subjektif seseorang terhadap suatu obyek sikap. Secara umum komponen ini disamakan dengan perasaan yang dimiliki seseorang terhadap sesuatu.
  3. Komponen Konatif, Merupakan komponen perilaku dalam struktur sikap yang menunjukkan bagaimana kecenderungan berperilaku yang ada dalam diri seseorang berkaitan dengan obyek sikap yang dihadapinya.

Karakter
Karakter sering diartikan sebagai  perilaku rutinitas yang dilakukan secara rutin/terus menerus secara konsisten & bercomitment. Satu hal yang mesti di pahami disini, jangan ragu untuk mengambil suatu keputusan dalam bertindak. 
Dapat disimpulkan bahwa ketidaksesuaian antar sikap dan karakter  dipengaruhi oleh orientasi individu terhadap situasi pada suatu waktu. Banyak sebab yang memungkinkan adanya perubahan sikap dalam diri seseorang sehingga dengan mengetahui sifat seseorang tidak berarti kita dapat memprediksikan karakternya dengan benar.

Budaya
Budaya adalah sekumpulan pengalaman hidup, pemrograman kolektif, system sharing, dan tipikal karakteristik perilaku setiap individu yang ada dalam suatu masyarakat, termasuk di dalamnya tentang bagaimana sistem nilai, norma, simbol-simbol dan kepercayaan atau keyakinan mereka masing-masing.
Budaya sendiri dapat dibangun melalui individu terhadap individu lainnya yang saling berinteraksi, bisa satu atau lebih individu. Sehingga membentuk sebuah budaya atau kebiasaan dan diformalitaskan dalam kehidupan sosial, tradisi atau budaya itu sendiri.

Sifat, Sikap, karakter dan budaya merupakan bagian yang tidak bisa pisahkan. Satu sama lain mempunyai keterkaitan. Jangan pernah merasa khawatir apabila kita memiliki karakter sikap positif yang namanya kejujuran. Kita selalu menyatakan integritas kita harus nomer  satu, kita harus selalu terdepan dll. Tapi lebih mengutamakan lagi bagaimana kita harus membangun kejujuran yang harus membangun budayanya juga. Karena itu sesungguhnya yang namanya sebuah perjalanan yang panjang yang tidak dapat dipisahkan dengan godaan - godaan yang begitu banyak. Selalu berkumpul dan mencari orang – orang yang 80% mendukung kita,  dapat menjadikan sebagai budaya tersendiri dalam membangun budaya kita. Selain faktor sifat, sikap, karakter dan budaya. Ada juga yang namanya kepribadian. Apa dan bagaimana kepribadian itu, berikut sedikit penjelasan mengenai itu:

Kepribadian
Apa sih kepribadian itu, kepribadian merupakan kebiasaan/preferensi/personality seseorang yang cenderung berespon terhadap lingkungan. Dapat disimpulkan bahwa kepribadian merupakan suatu susunan sistem psikofisik (psikis dan fisik yang berpadu dan saling berinteraksi dalam mengarahkan tingkah laku) yang kompleks dan dinamis dalam diri seorang individu, yang menentukan penyesuaian diri individu tersebut terhadap lingkungannya, sehingga akan tampak dalam tingkah lakunya yang unik dan berbeda dengan orang lain. Ada 2 macam kepribadian
  • Kepribadian Ekstrovert  memiliki energi yang datang dari luar dirinya atau lingkungan sekitarnya.  Apabila melihat kerumunan orang yang begitu banyak pribadi ekstrovert justru akan semakin bersemangat.
  • Kepribadian Introvert memiliki energi yang berasal dari dalam dirinya artinya dia mebutuhkan space atau waktu untuk menikmati dirinya sendiri.
Ektrovert maupun introvert ada pada diri kita masing - masing. Transisi pembentukan kepribadian biasa terjadi saat usia 13-17 tahun. Kenalilah dan pahamilah kepribadian apa yang kita miliki. Yang terpenting menurut saya, keduanya mempunyai kekuatan masing-masing. Sekian pembahasan saya mengenai sifat, sikap, karakter dan budaya serta kepribadiaan sesuai penjelasan dosen mata kuliah psikologi industri pak Seta Nugroho. Sekian, Terima Kasih.

2 komentar:

seta mengatakan...

terima kasih Mas sudah memberikan gambaran yang jelas terhadap tiga konsepsi yang saya tanyakan...salam SOBAT !

EMspot mengatakan...

Sama sama pak, kami (khususnya saya) banyak belajar dari bapak. Tak ada gading yang tak kletak kan pak,, ehh retak maksutnya. heheeee....